Indonesianodds - Indonesianodds

Crown gambling_Baccarat fixed play_Baccarat official website_Baccarat table_Betting platform

  • 时间:
  • 浏览:0

JadBetting platform Betting platform websitewebsitei, beBetting platform websitenjolan aBetting platform websitetau bintik merah yang ada pada wajah belum tentu semua itu berarti jerawat. Ada baiknya kamu cari tahu ciri-ciri kondisi kulit yang terjadi. Kalau masih ragu sebaiknya periksa ke dokter kulit, ya.

Kondisi kulit itu macam-macam, begitupun bintik merah pada wajah yang suka bikin kita kesal. Lantaran ganggu penampilan, kita bakal sibuk urusin bintik merah itu dengan berbagai produk kecantikan khusus jerawat. Daripada salah langkah, mendingan simak tujuh kondisi kulit ini yang sering kita anggap jerawat, padahal mah bukan.

Jangan sebut jerawat dulu kalau ada benjolan berwarna daging di sekitar dahi, hidung, dan dagu. Karena itu bisa saja merupakan sebaceous hyperplasia yang ditandai dengan benjolan berwarna daging. Sebaceous hyperplasia ini sebenarnya nggak masalah, cuma memang agak ganggu penampilan.

Rosacea adalah gangguan inflamasi kronis yang sering kita sebut sebagai jerawat. Rosacea ini terbagi ke dalam beberapa jenis, tapi yang paling sering dijumpai hanya dua. Pertama, kemerahan dan kelimpahan pembuluh yang terlihat di pipi. Kedua, benjolan seperti jerawat yang ada di pertengahan wajah. Bedanya, rosacea ini muncul akibat konsumsi makanan yang mengandung histamin, pedas, kafein, dan alkohol. Cara perawatannya bisa melalui pola makan dan gaya hidup yang diubah, serta gunakan produk perawatan wajah yang nggak menyebabkan iritasi.

Kondisi kuit satu ini perlu kamu antisipasi lantaran merupakan jenis kanker kulit yang terjadi akibat paparan UV yang berlebih semisal dari sinar matahari dan lampu tanning. Ya, basal cell carcinoma adalah jenis kanker kulit yang tumbuhnya lambat dan berasal dari lapisan dasar epidermis. Basal cell carcinoma ini tampak seperti benjolan mengkilap, bening atau merah jambu dengan pembuluh darah kecil — dan sering dapat disalahartikan sebagai kista jerawat yang persisten. Berbeda dengan jerawat, basal cell carcinoma memiliki siklus perdarahan yang kemudian sembuh, lalu bisa berdarah lagi. Kalau terjadi seperti ini setelah satu atau dua bulan, sebaiknya temui dokter kulit, ya.

Kita biasanya berpikir kalau bintik-bintik merah pada wajah adalah jerawat. Padahal bisa saja bukan, lho. Karena tak semua yang berbintik merah itu jerawat. Masih banyak kondisi kulit lainnya yang tampak dari luar seperti jerawat, tapi kalau diperhatikan lagi ternyata bukan.

Selain pada wajah, folliculitis sebenarnya bisa muncul di mana saja, terutama area yang sering terjadi seperti paha, bokong, leher, dan ketiak. Menurut dokter kulit Francesca Fusco, MD, folliculitis dapat disebabkan oleh bakteri semisal di daerah jenggot pria lantaran sering terjadi gesekan saat mencukur.

Bintik pada kulit yang di atasnya terdapat bulu sebenarnya adalah rambut yang tumbuh ke dalam. Kondisi rambut itu berbalik dan tumbuh kembali ke dalam kulit, sehingga terjadi bintik/benjolan. Rambut yang tumbuh ke dalam ini bisa terlihat kayak jerawat dengan tampilan benjolan putih atau benjolan merah. Benjolan ini kalau tumbuh di kulit cowok sering ada di dagu, pipi, dan leher atas (area dasar jenggot). Rambut yang tumbuh ke dalam ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, tapi kalau nggak dan terjadi infeksi kamu bisa periksakan ke dokter kulit.

Kondisi kulit yang mirip jerawat banyak jenisnya, salah satunya yaitu benjolan kasar yang sering ada di lengan atas dan kaki dan disebut keratosis pilaris. Benjolan kasar yang berukuran kecil ini disebabkan oleh jumlah keratin yang tidak normal yang menghalangi folikel rambut. Keratosis pilaris menang nggak berbahaya, namun bisa membuat bagian tersebut terasa gatal dan kering. Untuk mengurangi gejala itu, kita dapat pakai pelembap yang mengandung asam salisilat dan asam laktat. Hal ini karena bisa berfungsi mengangkat sel kulit mati dan mencegah folikel tersumbat.

Folliculitis sering muncul saat udara lagi panas-panasnya. Folliculitis adalah masalah kulit berupa peradangan yang terjadi pada folikel rambut dan ditandai munculnya jerawat kecil kemerahan. Kadang, folliculitis ini hadir dengan nanah (menyerupai whiteheads) dan bagian tersebut pun bisa terasa gatal atau sakit. Bahkan, dalam kasus yang lebih parah folliculitis ini bisa menjadi luka berkerak.

Kadang, ruam wajah di sekitar mulut bikin kita nggak pede buat foto. Awalnya kita mengira jerawat, padahal itu merupakan perioral dermatitis. Penyebabnya yaitu penggunaan topical streroid, tapi nggak jarang juga karena kandungan fluoridasi dalam pasta gigi. Perawatan yang dianjurkan yaitu menghentikan semua produk yang ada topical steroid topical, krim wajah berat, dan pasta gigi berfluorinasi. Sebagai gantinya, kita bisa gunakan pembersih ringan yang nggak bikin iritasi.