Indonesianodds - Indonesianodds

Catat,「Baccarat betting skills」 Ini Jenis Obat Manusia yang Beracun bagi Kucing dan Anjing

  • 时间:
  • 浏览:0

HBBaccarat betting skillsaccarat betting skillsal iBaccarat betting skillsni juga dapat menyebabkan gagal hati. Pada kucing, asetaminofen dapat menyebabkan pembengkakan pada wajah dan kaki. 

NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid) bisa sangat berbahaya bagi hewan peliharaan. Baik ibuprofen maupun naproxen adalah NSAID yang dapat menyebabkan pendarahan gastrointestinal, bisul, kerusakan ginjal, dan kerusakan hati.

Baca juga: 7 Hal yang Bisa Dilakukan Ketika Kucing Mogok Makan

Baca juga: Catat, Ini Gejala dan Penyebab Kucing Sembelit 

Baca juga: Tips Memberi Kucing Obat Tablet

Bahkan, bila tertelan dalam jumlah besar, dapat menyebabkan kematian. Sebagian besar obat flu yang mengandung "D" seperti Mucinex-D mengandung pseudoefedrin.

Dekongestan seperti fenilefrin dan pseudoefedrin dapat menyebabkan masalah besar bagi hewan peliharaan. Sementara pseudoephedrine menyebabkan gejala seperti kegelisahan, agitasi, peningkatan denyut jantung, tremor otot, peningkatan tekanan darah, dan kejang.

Saat flu, obat ini sering dikombinasikan dengan dekongestan. Carprofen adalah NSAID lain yang harus Anda waspadai di sekitar hewan peliharaan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

JAKARTA, KOMPAS.com - Sama dengan manusia, hewan peliharaan seperti kucing dan anjing juga bisa terkena flu.

Acetaminophen dapat menyebabkan kondisi yang disebut methemoglobinemia, yang menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam jaringan tubuh.

Acetaminophen adalah pereda nyeri dan penurun demam yang umum digunakan banyak orang. Namun, obat satu ini bisa beracun bagi kucing dan anjing serta efeknya sangat berbahaya pada kucing.

Dilansir dari VRC Malvern, Jumat (9/7/2021), berikut ini beberapa jenis obat manusia yang beracun bagi kucing dan anjing yang sedang flu. 

Namun, berbeda dengan manusia yang bisa diberikan obat flu biasa, kucing dan anjing tidak bisa diberikan obat-obat seperti manusia karena dapat berdampak buruk pada kesehatannya.