Indonesianodds - Indonesianodds

Entertainment casino_Indonesian Football Handicap_Roulette game

  • 时间:
  • 浏览:0

TLive CLive Casinoasinoidak jaLive Casinorang cara kebiasaan lambat saat mengerjakan banyak hal itu membuat orang disekitarmu merasa gregetan. Kalimat-kalimat seperti:

Orang yang punya kebiasaan bekerja secara mendetail dan berorientasi pada kualitas dan kuantitas akan benar-benar memperhatikan satu pekerjaan yang sedang dikerjakannya. Keengganan kamu mengambil banyak pekerjaan didasari bahwa ia tidak ingin terpecah konsentrasinya. Seperti Hipwee katakan sebelumnya bahwa mencurahkan segala usaha guna mencapai hasil maksimal adalah filosofi kerja yang dianut si lamban.

Tidak tergesa-gesa saat membuat keputusan membuatmu tidak malas untuk memilah baik dan buruk dari sebuah pilihan. Berpikir dengan dalam tentang resiko menjadi hal yang penting kamu pertimbangkan. Meskipun akan memberikan kesan lamban namun sesungguhnya cara ini mencerminkan sikap penuh kehati-hatian. Termasuk dalam urusan cinta…

Sebagian dari temanmu tentu akan melihat cara ini cukup membuang-buang waktu. Ungkapan seperti:

Padahal di balik cara lamamu saat mengerjakan banyak hal ada banyak hal postif itu sayangnya belum diketahui oleh orang lain. Dalam artikel ini Hipwee bakal mengulas 7 kelebihan dari cara kerja orang lamban yang jarang diketahui orang. Mau tahu apa saja?

Berat sama dipikul, ringan juga dipikul.

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

Menganalisis sampai ke akar-akar adalah bagian dari proses panjang yang kamu tetapkan sebelum membuat keputusan. Mengukur sejauh mana efek yang harus ditanggung serta cara menanggulangi efek tersebut juga menjadi pola kamu dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Tidak bersikap asal-asalan menjadi cara yang diambil saat harus berhadapan dengan persoalan yang menghadang.

Di antara teman-teman lainnya, mungkin kamu dikenal sebagai sosok yang lambat melakukan segala aktivitas. Mandi kamu paling lama, datang ke suatu tempat bisa paling telat, mengerjakan tugas pun kamu yang terakhir selesai, bahkan hanya untuk memberikan pendapat kamu tak bisa memberikannya dengan cepat. Kamu juga paling stres jika diminta mengerjakan segala sesuatunya dengan deadline.

Teman : Bro, cepetan. Kantor udah mau tutup nih!

Hehehe, justru yang lama kayak kamu yang pantes ditunggu.

Kamu : Siapa yang lelet, kamu aja yang kecepetan mesen.

Tidak hanya cara kerja saja yang lambat, kamu juga cenderung dinilai paling akhir memberikan tanggapan atau komentar. Misalnya saja saat merasa kecewa terhadap suatu hal kamu tidak langsung mengutarakan kekecewaan tersebut tapi dengan bijaksana juga memikirkan bagaimana cara menegur tanpa perlu menyinggung.

Itu tadi 7 hal positif dari orang yang punya kebiasaan lelet saat melakukan berbagai hal yang tidak diketahui oleh orang kebanyakan. Kini kamu tidak perlu lagi merasa minder hanya karena merasa lelet saat mengerjakan tugasmu. Di balik kebiasaan lamban tersebut justru tersimpan sisi positif yang selama ini belum terlihat di mata orang lain.

Teman : 2 jam yang lalu lo juga bilang ’10 menit…’

Dalam pemahaman kamu terdengar:

“Yaelah mikir gitu aja lama amat”

“Buset lo mau ngomong gitu doang kok ribet banget sih?”

Ketidakmampuanmu menyelesaikan banyak pekerjaan yang banyak dalam waktu singkat inilah penyebab sebagian orang mengkatagorikan kamu sebagai ‘Si Lelet’. Padahal sesungguhnya kamu bukannya tidak mampu tapi lebih tepatnya tak mau. Menyelesaikan tugas bukan seperti melakukan aksi sulap yang bisa dilakukan dengan waktu yang singkat. Kamu perlu waktu lebih untuk membaca perintah, memahaminya, lalu mengerjakannya dengan penuh kehati-hatian. Maka dari itu menempatkan orang yang memiliki cara kerja lamban yang dibidang pekerjaan yang membutuhkan ketelitian menjadi pilihan yang bisa dilakukan.

Pacar : Yang, milih menunya cepetan dong. Jangan lelet plis.

Kamu   : Bentar, sabar. 10 menit lagi udah selesai.

“Ih, lama banget sih kerjanya”

“Buset deh lo ngerjain gitu saja setahun”

“Lo mandi apa bertapa sih? Masa 2 jam belum kelar juga”

Cara kerja yang seperti ini disebabkan karena orang lambat punya mindset bahwa untuk menyelesaikan segalanya mereka harus melakukan dengan sebaiknya-baiknya. Sifat enggan untuk merampungkan sebuah pekerjaan dengan hasil setengah-setengah membuat mereka jengah. Hal tersebutlah yang membuat mereka dilabeli dengan julukan miss/mr perfeksionis. Kesempurnaan dalam melakukan sebuah pekerjaan menjadi acuran saat menyelesaikan berbagai pekerjaan yang dibebankan kepadanya.