Indonesianodds - Indonesianodds

William Hill App_Lottery betting platform_How to play gambling

  • 时间:
  • 浏览:0

TeFootbFootball Handicap appall Handicap appFootball Handicap appmukaFootball Handicap appn hobi dan kesibukan baru | Photo by Daria Tumanova via unsplash.com

Dan yang terakhir, sekaligus paling penting, kamu sering lupa bahwa kamu manusia. Kamu tidak bisa melakukan segala-galanya dengan sempurna karena kamu memang manusia biasa. Kamu tidak bisa membuat semua orang tanpa terkecuali menyukaimu dan memiliki pendapat yang sama tentang dirimu, karena kamu memang manusia.

Jadi, mulai hari ini, berhentilah berpikir bahwa kamu begitu spesial, sehingga ke manapun kamu melangkah, orang-orang selalu memperhatikanmu.

Tapi kan ini hidupmu. Kamu yang paling tahu apa yang terbaik dan harus diperjuangkan dalam kisahmu. Agar tidak lagi tertahan karena pikiran soal omongan orang, cara-cara ini bisa kamu terapkan.

Hanya saja, ada orang-orang yang hanya menyimpan penilaiannya untuk diri sendiri, dan ada yang mengumbarnya kepada orang lain. Termasuk dirimu. Kamu tidak perlu terlalu memikirkan penilaian mereka yang tidak begitu mengenalmu. Naluriah dan wajar sekali jika ada orang yang secara instan menilaimu. Tak perlu mempersulit hidup karena itu.

Namun melakukan hal-hal di atas tentu tidak semudah mengatakannya. Bila ditanya, kamu juga tidak mau menjadi orang yang terlalu sensitif dan memikirkan apa kata orang. Namun seringnya hal itu kamu lakukan tanpa bisa dicegah.

Bila rasa bersalah, atau rasa begitu mengkhawatirkan apa yang orang lain pikirkan begitu melingkupi pikiranmu, cobalah untuk menyibukkan diri dengan banyak kegiatan. Saat kamu sibuk, dan pikiranmu teralihkan, kamu tidak akan punya waktu lagi untuk memikirkan apa kata orang.

Semakin dewasa, kamu harus semakin bisa memilah orang-orang yang layak untuk kamu pertahankan dan mana yang tidak layak untuk kamu pertahankan. Orang-orang yang tak layak itu, sudah saatnya kamu abaikan.

Sebagai orang yang sensitif, kamu selalu punya kecenderungan untuk membahagiakan semua orang di dunia. Khawatir orang akan membencimu adalah hal yang biasa. Tapi bila kamu merasakan hal ini, coba tanyakan pada dirimu sendiri, jika orang itu membencimu hal terburuk apakah yang akan terjadi? Dijauhi adalah hal yang paling mungkin terjadi. Tapi bukankah kamu selalu bisa mencari teman yang baru? Bagaimanapun caranya, sekeras apapun kamu berusaha, kamu tidak akan bisa membahagiakan semua orang. Seperti kamu yang sering merasa kecewa pada sebuah keputusan, seperti itulah harusnya kamu memandang semua orang. Kecewa adalah hal biasa.

Kamu tidak perlu khawatir merasa banyak kekurangan | Photo by Bach Tran via unsplash.com

Apa kata orang tentang ini?

Terlalu mengambil hati apa kata orang, selain membuatmu tertekan, juga akan membuat hidupmu tidak berkembang. Mengabaikan apa yang orang lain pikirkan memang tidak mudah.

Banyak orang yang judging tanpa berpikir panjang | Photo by Elice Moore via unsplash.com

Apapun yang terjadi, bagaimanapun perasaanmu, kamu tidak akan bisa mengubah masa lalu. Penyesalan memang perlu, tapi tidak usah berlarut-larut. Yang sudah berlalu biarkanlah berlalu. Karena apa yang terlah berlalu tidak bisa kamu perbaiki lagi, lebih baik kamu fokus untuk menjadi lebih baik di masa depan.

Berikan waktu dan perhatianmu hanya pada mereka yang layak | Photo by Priscilla Du Preez via unsplash.com

Jangan sampai menyesal terjerembap dalam masa lalu yang tidak bisa kamu ulangi | Photo by Nicholas Bartos via unsplash.com

Kamu manusia biasa, kamu tidak bisa mengatur dunia menjadi sebagaimana keinginanmu. Dan ingatlah, bahwa apapun yang kamu lakukan, apakah kamu orang lain membencimu atau tidak, apakah kamu berhasil membuat orang lain senang atau tidak, dunia akan terus berputar dan begitulah seterusnya.

Belajar untuk mengabaikan apa kata orang adalah belajar memilah apa yang baik untuk diikuti dan yang tidak baik untuk diikuti, sekaligus belajar mencintai dirimu sendiri, dengan memberinya kesempatan untuk berkembang.

Pandangan orang lain terhadap dirimu akan berbeda-beda dan mungkin tidak kamu harapkan | Photo by Caroline Veronez via unsplash.com

Meskipun begitu, menjadi orang baik dan menjaga nilai-nilai kebenaran tetaplah perlu. Jika kamu berbohong, atau menyampaikan informasi yang tidak benar, tidak heran jika kamu akan dihantui rasa bersalah yang berkepanjangan.

Tanamkan dalam pikiranmu, bahwa orang terlalu sibuk untuk memperhatikanmu dan mengingat-ingat kesalahanmu. Masih banyak hal-hal di luar sana yang menyita perhatian orang dibandingkan, misalnya, baju yang kamu pakai.

Saat kamu bersikap buruk kepada orang, kamu akan dihantui penyesalan yang besar. Karena itu, agar hatimu juga tenang, tetaplah bersikap baik kepada orang, dan mengatakan apa yang sebenarnya.

“Ih, roknya pendek banget. Pasti cewek nggak bener!”

Mengatakan tidak, tidak akan membuatmu otomatis menjadi orang jahat atau orang yang tidak pedulian. Justru kamu harus bisa menentukan kapan kamu harus bilang ya dan kapan harus tidak. Agar kamu tidak terombang-ambing oleh keadaan dan dimanfaatkan oleh kepentingan orang.

Beranilah bilang tidak | Photo by Jonas Svidras via unsplash.com

Karena kamu tidak bisa membahagiakan semua orang, berhentilah menghabiskan waktu untuk orang-orang yang tidak layak mendapatkannya. Ada orang-orang yang selalu berada di dekatmu, mengingatkanmu saat kamu salah, dan mendukungmu saat kamu ingin meraih mimpimu. Tapi ada juga orang-orang yang, entah apapun yang kamu lakukan, semuanya akan berujung pada cibiran.

Penyesalan sering kamu alami setelah kamu melakukan sesuatu yang (kamu pikir) salah. Lalu kamu akan berpikir bahwa seharusnya kamu tidak melakukan itu, atau seharusnya kamu begini dan begitu. Rasa sesal ini bila kamu turuti bisa bertahan lama dan menghalangi langkahmu selanjutnya.

Di dunia ini, ada hal-hal yang meski sekuat apapun kamu mengusahakannya, terkadang hasilnya tidak sesuai yang kamu inginkan. Banyak hal-hal yang berada di luar kontrolmu, sehingga memikirkannya terlalu dalam hanya akan sia-sia. Bagaimana seseorang menilaimu adalah salah satunya. Itu sudah termasuk hal-hal yang tidak bisa kamu kontrol.

Tidak perlu kamu ingkari, bahwa kebiasaan judging memang sudah menjadi ciri khas manusia. Banyak memang yang mengatakan bahwa dirinya bukan seseorang yang suka menjudge orang lain. Banyak pula yang mengatakan bahwa prinsip hidupnya adalah don’t judge book by its cover.

Belajar untuk abai dengan apa kata orang bukan berarti secara otomatis kamu menjadi orang jahat yang hanya memperdulikan dirimu sendiri. Tidak berarti juga kamu harus menjadi orang yang tidak pedulian.

Bila kamu ingin mengabaikan apa yang orang pikirkan, pertama-tama, cobalah berkata tidak bila kamu memang tidak ingin/tidak mau/tidak bisa.

Menjadi orang yang super sensitif bisa membawa siksaan tersendiri untukmu. Setiap langkah yang kamu ambil, kamu selalu dihantui pertanyaan:

Tidak ada manusia yang sempurna, dan sebagai manusia, sebenarnya kamu juga tidak dituntut untuk menjadi sempurna. Karena itu, dengan segala salah dan benarnya, nikmati saja hidupmu yang sementara ini.

Dunia itu lebih luas dari pikiran-pikiran yang menghantuimu | Photo by Anya Osintsova via unsplash.com

Duh, aku nyakitin orang nggak ya?

Sebagai orang yang over-sensitif, kamu sulit memahami bahwa sebenarnya orang terlalu sibuk untuk mengingatmu. Pada saat itu, mungkin saja mereka menatapmu dan menilaimu ini itu. Tapi dalam waktu lima menit setelah kamu pergi, mereka juga akan melupakannnya.