Indonesianodds - Indonesianodds

Perjalanan Oseng Mercon Bol「Indonesia online casino」o Sego, Berdiri Awal Pandemi Kini Miliki 350 Reseller

  • 时间:
  • 浏览:0

IlIndonIndonesia online casinoesia online casinoustrasi oseng mercon iga.

"Jadi, Indonesia online casinobolo Sego itu kita bikin tahun 2020 bulan AIndonesia online casinopril. Dan sebenarnIndonesia online casinoya niatnya nggak yang seserius ini, karena pada saat itu kan aku masih kerja. Di sisi lain, suamiku itu memang bisnis, dibidang undangan nikah, dan sejak pandemi itu kan terdampak. Awalnya itu adalah nyari aktivitas buat suamiku biar produktif selama pandemi. Nah aku ngebantuin aja," jelas Dyah. 

"Kita dulu itu reseller dari brand lain, kita jual saja. Terus ternyata laris, tapi kayak kita pengin punya kontrol lebih terhadap produk akhirnya kita memutuskan untuk produksi sendiri," tutur Dyah. 

Sementara, pemilihan oseng mercon sendiri juga berdasarkan riset. Sebelum memilih oseng mercon, Dyah menuliskan poin-poin yang kemudian menjadi bahan pertimbangan. 

Dyah menyebut bahwa mulanya bisnis ini dibuat hanya untuk mengisi waktu. Sebab, usahanya yang digeluti sebelumnya terdampak pandemi. 

Baca juga:

Lantas, Dyah memutuskan untuk memulai produksi sendiri. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Salah satu merek oseng mercon yang bisa dicoba adalah Bolo Sego.

Tak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta untuk dapat menikmati oseng mercon. Sebab kini kamu bisa memasannya secara daring.

Mengenai pemilihan usahanya sendiri, Dyah dan suami melakukan beberapa riset. Lalu, setelah menimbang, jatuhlah pada usaha kuliner. 

KOMPAS.com - Oseng mercon merupakan sajian pedas khas Yogyakarta yang disukai wisatawan maupun warga lokal.

Selain itu, ia pun ingin menghadirkan kuliner yang memiliki nilai budaya dan secara marketing dapat divisualkan dengan baik. Pertimbangan tersebut lantas membuatnya memilih oseng mercon. 

Baca juga: Resep Oseng Mercon Khas Yogyakarta, Pakai Tetelan dan Otot Sapi

Pemilik usaha oseng mercon Bolo Sego, Dyah Laily Fardisa kepada Kompas.com (11/09/2021) mencerita bagaimana ia membangun usaha ini. 

Dyah bercerita bahwa mulanya usaha ini dimulai dari menjadi reseller dan ternyata laris. Namun karena saat itu masih reseller, ia jadi tidak bisa melakukan kontrol produk.

Berbeda dengan oseng mercon pada umumnya, Bolo Sego menggunakan potongan daging iga untuk oseng merconnya. 

Baca juga: Resep Oseng Mercon Daging Sapi Khas Yogyakarta, Pedasnya Mantap

Kala itu, ia ingin menghidangkan makanan yang sudah memiliki nilai legenda, bukan yang tengah hits.